Labels

Showing posts with label merakit komputer. Show all posts
Showing posts with label merakit komputer. Show all posts

Thursday, 24 September 2015

Manfaat Jaringan Komputer



Selamat Pagi Sahabat Tekno, kali ini saya akan berbagi informasi mengenai Fungsi FungsiJaringan Komputer. Jaringan Komputer tentunya sangat berguna bagi para pengguna Komputer, bayangkan jika dalam suatu gedung tinggi seseorang hendak mengirim data ke orang lain yang letaknya ada di lantai paling atas, apakah ia harus naik ke lantai paling atas tersebut..??
Tentunya akan sulit bukan jika kita hendak berkomunikasi maupun berbagi data tanpa hadirnya Jaringan Komputer. Nah.. sebelumnya kita harus mengetahui apa itu Jaringan Komputer serta Fungsinya bagi kehidupan  manusia.
Jaringan Komputer adalah hubungan antara satu komputer ke komputer lain yang menghubungkan suatu perangkat ke perangkat lain menggunakan media transmisi sebagai alat penghubungnya.
Dengan adanya Jaringan Komputer kita akan lebih mudah mengirim data dari tempat ke tempat lain bahkan ke negara lain tanpa menggunakan kantor pos. prinsip kerja jaringan komputer yaitu mengirimkan data dari pengirim ke penerima melalui media komunikasi tertentu. 

Berikut Ini Fungsi dan Manfaat Jaringan Komputer :

  • Berbagi Informasi, Data, dan Sumberdaya 
Dengan adanya Jaringan kita dapat berbagi data ke orang lain yang lokasinya berada di tempat yang jauh hanya menggunakan sistem kerja Jaringan tersebut, kita juga dapat berbagi peralatan dan sumber daya seperti printer, scanner, dan harddisk.

  • Sebagai Media Komunikasi
Manfaat Jaringan juga sebagai media komunikasi, dengan jaringan seseorang dapat mengirim data dalam bentuk suara, video, maupun teks, seperti halnya saat kita chatting, video streaming, maupun mengirim e-mail.

  • Sebagai Media Pencari Informasi
Fungsi Jaringan Komputer juga sebagai media pencari informasi, dengan adanya Jaringan kita dapat dengan mudah mencari Informasi sesuai Informasi yang kita butuhkan. Mesin Pencari juga memanfaatkan Jaringan untuk mengolah data menjadi sebuah Informasi.

  • Sebagai Pengaman Data

Dengan menggunakan Jaringan, kita dapat mengamankan suatu data dan memberikan hak akses kepada orang tertentu terhadap data tersebut.

  • Mengintegrasi Data
Dengan Jaringan kita dapat memanfaatkan data lama dan letaknya dimanapun yang tersimpan di media penyimpanan, karena Jaringan dapat menyatukan data yang terpisah jarak dan waktu.

Sekian yang dapat saya sampaikan mengenai Fungsi dan Manfaat Jaringan Komputer, semoga menjadi wawasan dan pengetahuan bagi anda.

Baca Artikel Terkait


Monday, 21 September 2015

Mengidentifikasi Permasalahan Pada Jaringan



Selamat Sore Sahabat Tekno, kali ini saya memberikan sebuah informasi mengenai masalah masalah yang ada pada Jaringan Komputer dan cara menyelesaikanya. Dalam Jaringan Komputer mengidentifikasi permasalahan yang ada pada Jaringan sangat penting dan membutuhkan ketelitian tinggi untuk mendiagnosis permasalahannya.

Penyebab terjadinya Masalah Dalam Jaringan Komputer dapat dibedakan menjadi 2 macam yaitu Permasalahan Pada Hardware ( Perangkat Keras ), dan Permasalahan Software (Perangkat Lunak)


Permasalahan Hardware

 Didalam pembuatan Jaringan Komputer, perangkat keras seperti Hub, Switch, dan Server merupakan bagian yang sangat penting untuk pembuatan Jaringan. Adapun jenis jenis dan berbagai merk yang tentunya kualitasnya yang berbeda, Perangkat Keras juga berbeda beda tergantung Perusahaan dan bahan pembuatanya maupun vendor yang membuat peranti keras tersebut.
Masalah masalah yang mungkin terjadi pada hardware yang digunakan pada pembuatan jaringan seperti :

  • Tegangan Listrik.
Perbedaan tegangan listrik yang dibutuhkan hardware dengan besar voltase yang dikeluarkan oleh sumber listrik dapat memicu kerusakan pada hardware, dan juga ketidakstabilan tegangan listrik yang sering kali naik dan turun dan tiba tiba mati mempengaruhi kerusakan hardware tersebut.
Solusi untuk masalah tersebut yaitu dengan menstabilkan tegangan listrik dengan menggunakan alat bantu untuk menyeimbangkan tegangan listrik yang akan diterima oleh Perangkat keras.
  • Suhu dan Temperatur.
Suhu dan Temperatur untuk meletakan perangkat keras dalam suatu jaringan juga salah satu pemicu kerusakan, karena suhu yang dihasilkan oleh perangkat keras dapat menjadi tinggi karena disebabkan pekerjaan peranti keras yang cukup berat.
Solusi untuk masalah tersebut yaitu mendinginkan suhu ruangan menjadi normal dengan menggunakan pendingin seperti AC maupun kipas angin

  • Letak Hardware.
Posisi meletakan Peranti Keras seperti Server, Hub dan Switch juga dapat berpengaruh terhadap kerusakan yang mungkin terjadi karena, jika anda meletakan Hardware tersebut di tempat yang sempit maka Hardware tersebut akan cepat panas dan dapat merusak komponen didalamnya, belum juga gesekan yang terjadi akan dapat merusak hardware tersebut.
Solusi untuk masalah tersebut yaitu memindahkan perangkat keras ke tempat yang ideal untuk meletakan hardware tersebut.

  •  Faktor Eksternal.
Faktor Eksternal juga dapat menyebabkan kerusakan piranti keras yang dapat menjadi masalah terhadap jaringan tersebut, seperti contohnya bencana alam yang tiba tiba terjadi, perangkat keras yang jatuh, pecah maupun kesalahan penanganan.
Solusi untuk masalah tersebut yaitu menghindari terjadinya faktor eksternal dengan cara meletakan hardware dengan posisi yang benar, mengatisipasi terjadinya kesalahan saat penanganan, melindungi hardware dengan pelindung seperti papan kayu dan lain lain.


 Permasalahan Software.

Tidak hanya permasalahan pada Perangkat Keras saja yang dapat terjadi pada Jaringan Komputer, tetapi juga permasalahan pada Software yang dapat terjadi seperti kesalahan konfigurasi IP Address, ketidak sesuaian perangkat keras dengan Driver yang terinstal, pengaturan waktu dan tanggal sehingga terjadi expired, ketidak cocokan paket Aplikasi dengan aplikasi lainya.

  • Ketidak sesuaian Driver yang digunakan dengan Perangkat keras dapat menimbulkan masalah karena driver jaringan yang tidak cocok terhadap hardware sehingga driver tidak dapat terinstal dalam Komputer.
Solusi untuk masalah tersebut yaitu menginstal driver yang cocok untuk di instal ke Komputer.

  • Kesalahan Konfigurasi IP Adrress, mengakibatkan tidak akan tersambungnya Komputer ke Jaringan, contohnya IP Address yang sama akan menyebabkan error dalam jaringan, kesalahan memasukan Subnet mask.
Solusi untuk masalah tersebut yaitu mengganti dan memasukkan IP Address yang benar dan berbeda di tiap Komputer dan memasukkan Subnet mask di kelas yang sama.

  • Kesalahan memasukan waktu dan tanggal juga  berpengaruh terhadap Pembuatan Jaringan mengakibatkan tidak aktifnya jaringan.
Solusi masalah tersebut yaitu mengganti waktu dan tanggal ke tanggal yang benar dan Up to date sehingga sistem tidak expired

Sekian yang dapat saya sampaikan mengenai cara mengidentifikasi masalah yang ada pada jaringan komputer, semoga bermafaat bagi anda.

Baca Artikel Terkait :


Pengertian dan Fungsi Sistem Operasi



Selamat Sore Sahabat Tekno kali ini saya akan menjelaskan tentang Pengetian dan Fungsi Sistem Operasi dalam Komputer. Komputer merupakan salah satu Teknologi yang paling penting bagi setiap orang untuk mempermudah mengerjakan tugas tugas tertentu, maka dari itu para Ahli Komputer selalu menciptakan Inovasi untuk mempermudah penggunaan Komputer tersebut.  Pada awal diciptakanya Komputer, komputer masih sangat susah untuk digunakan dan fungsinya juga masih minim. Maka dari Itu diciptakanlah Sistem Operasi untuk mempermudah penggunaan Komputer.

Macam macam sistem operasi
Sistem Operasi

SistemOperasi atau sering disebut juga dengan OS ( Operating System ) merupakan suatu susunan sintaks pemrograman yang diatur dan memiliki logika tertentu dalam file format yang berfungsi untuk melakukan kontrol serta memanajemen hardware dan operasi operasi dasar pada sistem Komputer.

Seiring perkembangan Teknologi, Sistem Operasi tidak hanya sekedar untuk mengontrol hardware serta operasi dasar pada Komputer tetapi juga untuk menjalankan software software Aplikasi dan juga Browser.SIstem Operasi berfungsi sebagai Interface antara pengguna ( User ) dengan hardware ( Perangkat Keras ) Komputer, sistem operasi juga digunakan untuk menjalankan berbagai macam aplikasi pengolah data, grafis, dan video, suara dan masih banyak lagi yang lainnya.

Didalam Sistem Operasi terdapat berbagai proses, seperti akses ke Disk, manajemen memori, Scheduling task ( daftar kerja ), dan antarmuka pengguna dengan Hardware. Dalam Sistem Operasi terdapat " Kernel "  yang berfungsi untuk melakukan fungsinya. Kernel merupakan serangkaian kode yang berfungsi untuk mengatur sumber daya hardware, mencegah terjadinya konflik antar program Aplikasi. serta mencegah konflik antara komputasi dengan User yang sedang login dalam Komputer.

Sistem Operasi yang paling banyak digunakan dapat dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu :Windows, merupakan Sistem Operasi yang diciptakan dan dikembangkan oleh Perusahaan Microsoft yang bersifat Komersial dan terdiri dari berbagai versi, sampai saat ini Windows memiliki versi yang cukup banyak, meliputi Windows 95, Windows 98, Windows ME, Windows  2000, WIndows XP, Windows Server 2003, Windows 7, Windows 8 dan versi terbarunya yaitu Windows 10.Unix / Linux, merupakan Sistem Operasi yang bersifat mudah digunakan, system tasking, multi user, dan fleksibilitas. Unix merupakan awal dari berkembangnya Sistem Operasi, jadi tidak heran jika banyak Sistem Operasi turunan Unix seperti SCO Unix, BSD, GNU Linux, dan Mac OS dan masih banyak lainya.Mac OS, merupakan Sistem Operasi keluaran Apple yang sering disebut dengan Machintos ( Mac ) dengan versi terbaru yaitu Mac OS x versi 10.5 yang dikenal dengan nama Snow Leophard.

Sekian yang dapat saya sampaikan mengenai Sistem Operasi dan Fungsinya , semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi anda.Baca Artikel Terkait :


Monday, 23 March 2015

Cara Merakit Komputer

Cara merakit komputer mudah dan langkah-langkah lengkap merakitnya. Salah satu alasan bagi seseorang untuk merakit komputer atau merakit PC sendiri adalah dapat memilih dan menentukan komponen komputer serta fitur-fiturnya sesuai keinginan dan modal yang ada. Untuk merakit komputer atau PC ada 4 tahapan yang harus dilakukan, antara lain :

1.      Tahap Persiapan
2.      Tahap Perakitan
3.      Tahap Pengujian
4.      Tahap Penanganan Masalah

Sebelum saya mulai penjelasannya. Mungkin sahabat tekno bisa membuat kopi panas atau menyiapkan snack terlebih dahulu supaya makin enjoy baca artikel tutorialnya. Oke, berikut penjelasan dari 4 tahapan yang harus dilakukan untuk merakit sebuah komputer (PC).

TAHAP PERSIAPAN

Dalam tahap ini sahabat tekno perlu melakukan beberapa persiapan persiapan. Jika tahap persiapan ini dilakukan dengan baik maka akan memudahkan anda dalam proses atau tahap perakitan komputer serta dapat menghindari dan mengurangi masalah lain yang mungkin timbul selama proses perakitan. Beberapa hal yang berkaitan dengan tahap persiapan ini meliputi :

a.       Persiapan konfigurasi komputer
b.      Persiapan komponen dan peralatan
c.       Tindakan pengamanan

Berikut penjelasan dari beberapa persiapan di atas. Mungkin sebelum anda melanjutkan membaca tahap ini, akan lebih baik jika sudah membaca tips sebelum merakit komputer :

Persiapan konfigurasi komputer
Persiapan konfigurasi komputer merupakan persiapan anda dalam menentukan spesifikasi komputer yang meliputi jenis komponen dan fitur komputer agar kinerja seluruh komponen dalam sistem komputer sesuai dengan keinginan. Penentuan komponen antara lain memilih jenis prosessor, motherboard, dan komponen utama serta komponen pendukung lainnya. Dalam memilih anda harus memperhatikan faktor kesesuaian atau kompatibilitas dari komponen terhadap motherboard, karena setiap jenis motherboard mempunyai kriteria yang berbeda-beda dalam mendukung jenis prosessor, modul memori, port dan I/O bus. Setelah yakin dengan komponen yang dipilih dan cocok dengan kantong anda, langsung ijab-qobul sama penjualnya deh. Untuk membeli komponen komputer tersebut maksudnya.

cara merakit komputer, cara mudah merakit komputer, merakit PC, cara mudah merakit PC
Merakit Komputer
Persiapan komponen dan peralatan
Setelah membeli semua komponen komputer, selanjutnya anda perlu menata rapi komponen tersebut sebelum dirakit. Jangan lupa, anda perlu mempersiapkan peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan selama proses perakitan, diantaranya :

1)  Kelengkapan dari komponen komputer seperti kabel, baut atau sekerup, jumper, dan sebagainya.
2)      Alat untuk merakit seperti obeng plus (+) maupun obeng minus
3)      Buku manual (panduan), referensi maupun driver dari komponen komputer.
4)      Software atau CD instalasi sistem operasi, program aplikasi, dan device driver

perlengkapan dan alat yang digunakan untuk merakit komputer antara lain obeng plus, obeng minus, tang, sekerup, Tespen, AVO meter, power supply tester, CD driver, CD sistem operasi
Alat dan Kelengkapan Merakit Komputer


Kegunaan perlengkapan tersebut yaitu Buku manual digunakan sebagai rujukan untuk mengatahui diagram posisi dari elemen koneksi (seperti konektor, port dan slot) dan elemen konfigurasi (seperti jumper dan switch) beserta cara setting jumper dan switch yang sesuai untuk komputer yang dirakit. CD Software baik sistem operasi maupun aplikasi diperlukan untuk menginstall operating system, driver dari perangkat keras, periperal, dan program aplikasi pada komputer.

kabel kabel yang digunakan untuk merakit komputer atau PC
Kabel Komputer
Tindakan Pengamanan
Suatu persiapan untuk tindakan pengamanan diperlukan supaya menghindari masalah seperti kerusakan komponen karena muatan listrik statis, jatuh, panas berlebihan atau tumpahan cairan. Pencegahan kerusakan karena listrik statis dapat dilakukan dengan memakai gelang anti statis atau dengan cara memegang casing sebelum menyentuh komponen komputer untuk menghilangkan muatan listrik statis dalam tubuh. Sebaiknya jangan menyentuh langsung komponen elektronik, konektor serta jalur rangkaian pada PCB motherboard tetapi anda dapat memegang badan logam atau plastik yang terdapat pada komponen.


memakai gelang anti statis sebelum merakit komputer untuk membuang listrik statis dalam tubuh yang dapat merusak komponen komputer
Memakai Gelang Anti Statis


TAHAP PERAKITAN

Dalam tahap perakitan ini anda perlu memperhatikan langkah-langkah dalam merakit komputer berikut ini agar proses perakitan menjadi mudah, efisien, dan yang penting tidak menimbulkan masalah atau kerusakan pada komponen komputer. Berikut langkah-langkahnya :

1)      Menyiapkan motherboard
Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper, pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk. Jika anda melakukan kesalahan dalam pemasangan jumper tegangan, dapat merusak komponen prosesor. Jadi diperlukan sebuah ketelitian pada langkah ini.

menyiapkan motherboard dalam proses merakit komputer
Menyiapkan Motherboard


2)      Memasang prosesor
Memasang prosesor sebaiknya dilakukan sebelum motherboard dimasukkan ke dalam casing. Selain sudut pandang yang luas, hal ini akan memudahkan pemasangannya. Sebelum memasang prosesor anda harus tahu terlebih dahulu letak pin 1 pada prosesor dan pada soket prosesor motherboard. Pada umumnya pin 1 terletak pada salah satu sudut prosesoryang ditandai dengan titik, segitiga atau sebuah lekukan. Tegakkan posisi tuas pengunci untuk membuka soket prosesor. Masukkan prosesor ke dalam soket dengan terlebih dahulu menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan soket. Baru kemudian turunkan tuas pengunci. Yang perlu diperhatikan bahwa ketika anda menyelaraskan kaki prosesor dengan soketnya susah, jangan dipaksa! Coba periksa kembali, mungkin posisi pin 1 pada prosesor dan soket belum sama.

langkah-langkah memasang prosesor. Tegakkan posisi tuas pengunci untuk membuka soket prosesor. Masukkan prosesor ke dalam soket dengan terlebih dahulu menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan soket. Baru kemudian turunkan tuas pengunci
Cara Memasang Prosesor

Sesuaikan Posisi Pin Prosesor dengan Motherboard
Sesuaikan Posisi Pin Prosesor dengan Motherboard

kaitkan pengunci prosesor agar prosesor tidak bergeser atau bergerak
Kunci pengait prosesor


3)      Memasang heatsink
Heatsink berfungsi untuk membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor melalui konduksi panas dari prosessor ke heatsink. Untuk menghasilkan pemindahan panas yang optimal maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas. Jika heatsink dilengkapi dengan fan (kipas angin) maka konektor power pada fan dihubungkan dengan konektor fan pada motherboard.


Cara Memasang Heatsink dan fan saat merakit komputer
Cara Memasang Heatsink

cara memasang heatsink fan saat merakit komputer
Memasang Heatsink dan Fan


4)      Memasang  Memori (RAM)
Sebelum anda memasang RAM (baca : Jenis RAM Terbaru) pastikan slot memori dengan jenis memori sesuai. Langkah selanjutnya pasangkan memori pada slot memori yang ada pada motherboard. Tekan perlahan memori sampai pengaitnya mengunci memori agar tidak mudah lepas.

cara melepas dan memasang memori RAM
Cara Melepas dan Memasang RAM

cara memasang RAM atau Memori
Cara Memasang RAM

5)      Memasang motherboard pada casing
Motherboard dipasang pada casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Perhatikan posisi port Input Output (I/O) serta posisi lubang sekerup agar pemasangannya benar.

cara dan langkah-langkah memasang motherboard pada casing komputer
Memasang Motherboard

Cara Memasang Motherboard pada Casing komputer
Memasang Motherboard pada Casing

6)      Memasang power supply
Untuk memasang power supply, perhatikan rak pada casing untuk pemasangan power supply. Untuk casing berdiri letak rak power supply berada di bagian belakang paling atas.

Cara Memasang Power Supply
Cara Memasang Power Supply

Memasang Power Supply yang benar
Memasang Power Supply


7)      Memasang drive
Prosedur memasang drive hardisk, CD ROM, CD-RW atau DVD sebenarnya sama. Akan tetapi sebelum memasang drive tersebut, anda harus mengenal jenis drive yang akan digunakan. Jenis drive yang banyak digunakan adalah ATA dan SATA sehingga kabel penghubungnya pun harus sesuai dengan jenis drive yang digunakan. Jika belum paham anda dapat membaca Perbedaan  Kabel ATA dan SATA. Berikut cara pemasangan hardisk dan CD/DVD drive :

a.       Cara Memasang Hardisk
Sebelum hardisk dipasang pada casing. Aturlah posisi jumper. Jumper ini memiliki tiga sampai lima pasang pin dan terletak di bagian belakang hardisk. Jika anda hanya memasang satu hardisk, maka pasanglah jumper pada posisi "MASTER". Jika dua hardisk yang akan anda pasang, maka hardisk yang satu dipasang pada posisi "SLAVE". Jika anda belum yakin silahkan baca petunjuk pemasangan jumper pada hardisk. Setelah jumper diatur, silahkan pasang hardisk pada rak hardisk pada casing.

Cara Memasang atau set Jumper Hardisk ATA
Cara Memasang Jumper Hardisk ATA

Cara Memasang atau set Jumper Hardisk SATA
Cara Memasang Jumper Hardisk SATA

Cara Set Jumper Hardisk
Set Jumper Hardisk

Cara Memasang Hardisk pada Casing
Memasang Hardisk

b.      Cara Memasang CD/DVD drive
Seperti yang sudah saya sampaikan di atas bahwa cara pemasangan hardisk dan CD/DVD ROM adalah sama. Akan tetapi penempatan CD/DVD drive tergantung pada jenis casing dan tentu letaknya berbeda dengan hardisk


8)      Memasang card adapter
Jika dalam perencanaan anda mengunakan perangkat tambahan misalkan Card adapter seperti video card, sound card, network card, modem dan SCSI adapter. Card adapter ini biasanya dipasang pada slot AGP untuk VGA card, atau pada slot PCI maupun PCI Express. Silahkan sesuaikan card adapter dengan slot ekspansi pada motherboard anda. Jika sudah sesuai, masukkan Card adapter pada slot ekspansi. Tekan sampai konektor benar-benar masuk pada slot, selanjutnya anda tinggal memasang sekerup sebagai penahan card.

Cara memasang card adapter, lan card, sound card, vga, audio card
Cara Memasang Card Adapter

Cara memasang card adapter, lan card, vga card, audio card,
Memasang LAN Card

9)      Memasang kabel komputer
Setelah semua komponen komputer terpasang pada motherboard, langkah selanjutnya adalah memasang kabel power dari power supply, kabel konektor I/O, kabel hardisk dan CD/DVD drive serta front panel konektor dengan casing. Anda harus cermat dan teliti dalam melakukan pemasangan kabel-kabel ini agar tidak menimbulkan masalah yang berakibat fatal. Setiap kabel sudah disetting berbeda-beda agar tidak terjadi kesalahan pemasangan. Anda tinggal mencocokkan colokan kabelnya saja.

Memasang Kabel Power Supply pada Motherboard
Memasang Kabel Power pada Motherboard

Memasang Kabel Power Supply pada Motherboard
Memasang Kabel Power Supply pada Motherboard

Memasang Kabel Drive

Letak konektor front panel pada motherboard, cara memasang kabel reset, power, LED komputer
Letak konektor front panel pada motherboard

cara memasang kabel reset, power, LED komputer
Simulasi pemasangan konektor Front Panel 

cara memasang kabel reset, power, LED komputer, front panel
Cara Pemasangan Kabel Front Panel
10)  Penyelesaian akhir
Langkah terakhir dari tahap perakitan ini adalah penyelesaian akhir dimana pada langkah ini anda tinggal memasang penutup casing, kemudian memasang dan menghubungkan keyboard, mouse, monitor, serta periperal yang akan di pasang pada komputer.

Memasang kabel Input output keyboard, mouse, speaker, monitor, printer,scanner, microphone.
Penyelesaian Akhir


TAHAP PENGUJIAN
Komputer yang sudah dirakit dapat diuji dengan menjalankan program BIOS. Untuk melakukan pengujian ini anda dapat mengikuti langkah-langkah di bawah ini :

1)      Hidupkan monitor dan nyalakan power komputer. Perhatikan tampilan pada monitor. Beberapa saat setelah komputer dinyalakan, program BIOS akan menjalankan POST (power on self test) untuk mendeteksi hardware yang terpasang pada komputer, setiap hardware yang dapat terdeteksi akan ditampilkan dalam bentuk laporan secara singkat melalui monitor.

Proses Post Bios
Power On Self Test

2)      Apabila terdapat kesalahan dalam mendeteksi hardware (baca : pengertian hardware) maka akan terdengan bunyi beep sebagai kode indikasi kesalahan. Untuk mengetahui lebih detail anda dapat membaca Kode Beep Komputer

TAHAP PENANGANAN MASALAH

Ada beberapa masalah (trouble) yang biasa terjadi dalam proses perakitan komputer, berikut penjelasan dan penanganan masalah tersebut :

1)      Jika power komputer atau monitor tidak menyala, besar kemungkinan kabel daya belum terhubung atau power supply mati.
2)      Card adapter yang belum terdeteksi bisa disebabkan karena pemasangan card yang belum pas pada slot ekspansi.
3)      Lampu indicator (LED) dari hardisk maupun CD/DVD drive tidak menyala atau bahkan menyala terus. Besar kemungkinan hal tersebut terjadi karena terdapat kesalahan dalam pemasangan kabel konektor.

Oke sahabat tekno, sekian artikel tentang Cara Merakit Komputer. Semoga apa yang saya uraikan di atas dapat memberikan manfaat.

Baca Artikel Terkait :

Kata kunci :
Cara merakit komputer, cara merakit PC, Cara mudah merakit komputer, cara merakit komputer lengkap, cara merakit PC lengkap, panduan merakit komputer, panduan merakit PC, tutorial merakit komputer, tutorial merakit PC.